Tanaman Hias Jakarta
Tanaman Miana Arjuna, Manfaat dan Cara Perawatannya Tanaman Miana Arjuna, Manfaat dan Cara Perawatannya
Belakang ini tanaman hias Miana Arjuna memang mulai banyak peminatnya. Daunnya yang cantik menjadi pilihan yang tepat untuk menghias pekarangan rumah. Namun ternyata, bunga... Tanaman Miana Arjuna, Manfaat dan Cara Perawatannya

Belakang ini tanaman hias Miana Arjuna memang mulai banyak peminatnya. Daunnya yang cantik menjadi pilihan yang tepat untuk menghias pekarangan rumah. Namun ternyata, bunga ini tak hanya memiliki daun yang cantik saja. Harga tanaman ini di pasaran juga relatif terjangkau, mulai dari Rp 15.000. Menariknya lagi, bunga Miana juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan.

Apa Manfaat Tanaman Miana Arjuna Bagi Kesehatan?

Tanaman dengan karakteristik warna daun marun dan kuning di bagian tepinya ini memiliki aroma yang khas. Jika daun diremas, maka akan keluar aroma yang wangi. Seperti Miana Ratu, sifat tanaman ini juga dingin serta memiliki rasa yang sedikit pahit, sehingga cocok untuk dijadikan sebagai obat dalam beberapa kondisi.

Adapun manfaat dari tanaman miana arjuna bagi kesehatan dan kecantikan di antaranya yaitu:

1. Sebagai obat asma dan batuk berdahak

Daun miana ini sangat baik untuk mengeluarkan lendir pada kerongkongan, sehingga untuk gejala batuk berdahak bisa teratasi secara alami. Selain itu, daun miana juga berkhasiat untuk menyembuhkan asma.

Baca Juga :  10 Jenis Bunga Miana Langka dan Keunikannya

Untuk mengolah daun ini sebagai obat asma maupun batuk berdahak, Anda hanya perlu membuat ramuan dari daun miana. Kemudian, minum ramuan tersebut secara teratur hingga asma dan batuk berdahak mulai membaik.

2. Menyembuhkan diabetes

Air rebusan daun arjuna miana Bandung juga dapat berguna untuk menyembuhkan diabetes. Namun, agar hasilnya lebih efektif, sebaiknya jangan tambahkan gula batu. Sebagai gantinya, Anda bisa menambahkan daun salam atau daun ceria yang memiliki fungsi mengurangi kadar gula.

3. Menurunkan demam

Anda juga dapat minum air rebusan daun miana untuk menurunkan demam berkat kandungan yang ada di dalamnya. Untuk menurunkan demam, setidaknya minum rebusan daun miana di malam hari. Maka, demam akan turun keesokan harinya.

4. Melancarkan siklus menstruasi

Siklus menstruasi tidak lancar? Cobalah untuk minum rebusan daun miana ini. Rebusan air daun miana juga dapat memperlancar menstruasi dan mengontrol siklus menstruasi. Selain itu juga bisa mengurangi rasa nyeri akibat menstruasi.

5. Menyembuhkan rasa sakit pada perut

Saat merasakan sakit di bagian perut, bisa jadi itu karena masuk angin atau ada kuman dalam perut. Rasa sakit ini dapat mereda dengan Anda meminum air rebusan daun miana.

Itu tadi beberapa manfaat daun miana untuk kesehatan. Pada dasarnya, tidak bisa menjadi jaminan daun miana dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Anda tetap perlu memeriksakan ke dokter jika rasa sakitnya tidak kunjung sembuh.

tanaman miana arjuna manfaat dan cara perawatannya dirumah

Bagaimana Cara Merawat Tanaman Miana Arjuna?

Pada dasarnya, budidaya bunga miana arjuna ini mudah. Untuk budidaya Miana Arjuna bisa Anda lakukan dengan cara generatif dan juga vegetatif melalui stek batang. Umumnya, cara vegetatif lebih banyak dipilih karena lebih mudah dan pertumbuhannya lebih cepat. Bahkan, setelah batang ditanam selama dua minggu, sudah tumbuh akar.

Baca Juga :  7 Tips Sederhana untuk Merawat Miana Selendang Putri

Meski terbilang mudah dalam membudidayakan tanaman ini, tetapi jika cara perawatannya kurang tepat, bisa membuat warna daun Miana akan memudar. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar tanaman hias Miana Arjuna tumbuh sehat dan lebat.

1. Letakkan di tempat yang memperoleh banyak sinar matahari

Sebaiknya letakkan tanaman Miana Arjuna di tempat yang memiliki intensitas cahaya tinggi. Dengan meletakkan tanaman ini di tempat yang memperoleh cahaya matahari secara cukup, warna daunnya akan semakin menarik.

Namun, jika Anda meletakkan di lokasi yang minim cahaya, inj akan membuat daun tanaman ini memudar dan cenderung pucat. Selain itu, hama seperti ulat juga sangat menyukai lokasi-lokasi yang cenderung lembab dan gelap.

2. Hindari penggunaan sekam untuk media tanam

Tanaman Miana Arjuna memerlukan tanah yang dapat menyimpan air, karena tanaman ini termasuk dalam jenis tanaman penyuka air. Oleh sebab itu, penggunaan media sekam sebaiknya Anda hindari.

Penggunaan sekam pada tanaman ini dapat membuat pot lembab dan air menjadi lebih lama menggenang. Bila ini Anda gunakan sebagai media tanam, batang Miana umumnya akan lebih mudah membusuk.

Namin, jika Anda benar-benar tidak memiliki media lain, sebaiknya bakar terlebih dahulu bubuk atau ampas kayu sampai menjadi arang. Barulah Anda bisa menggunakan sebagai campuran media tanam.

3. Perhatikan intensitas penyiraman

Miana memang termasuk tanaman penyuka air, tetapi jika kelebihan air akan mudah mengalami pembusukan. Maka dari itu, sebaiknya Anda lakukan penyiraman maksimal 2 kali dalam sehari. Sementara saat hujan, Anda tidak perlu menyiraminya lagi.

Baca Juga :  Cara Merawat Bunga Miana Agar Subur Dan Rimbun

4. Perhatikan waktu yang tepat untuk pemberian pupuk

Saat Anda baru melakukan stek dan menanamnya ke media tanam, sebaiknya jangan langsung diberi pupuk. Anda bisa mulai memberikan pupuk 1 bulan setelahnya. Sebab, sebelum 1 bulan, akar Miana cenderung masih sedikit, sehingga lebih lemah.

5. Hindari Penggunaan Pot Besar

Anda tidak perlu menanam bibit bunga Miana hasil stek langsung di pot yang besar. Sebaiknya, Anda menaruh bibit-bibit tanaman Miana di tempat yang lebih kecil. Jika Anda merasa tanaman hias Miana Arjuna sudah lebih besar, Anda bisa memindahkannya ke tempat atau pot yang lebih besar.

Tanaman Miana Arjuna menjadi salah satu jenis Miana yang populer karena bentuk daunnya yang cantik dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Harganya pun relatif lebih murah dan ramah kantong. Menariknya lagi, perawatan Miana Arjuna ini pun mudah. Meski mudah, Anda tetap harus berhati-hati agar warna daunnya tidak memudar.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk memilih tanaman Miana Arjuna sebagai penghias pekarangan rumah? Yuk, tulis jawaban Anda di kolom komentar!

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published.