Tanaman Hias Jakarta
Perawatan Mudah Beragam Aneka Jenis Bunga Miana Perawatan Mudah Beragam Aneka Jenis Bunga Miana
Untuk kamu penghobi tanaman hias pasti sudah tidak asing lagi dengan bunga Miana, berbagai macam aneka jenis bunga Miana ini mulai banyak diburu penghobi... Perawatan Mudah Beragam Aneka Jenis Bunga Miana

Untuk kamu penghobi tanaman hias pasti sudah tidak asing lagi dengan bunga Miana, berbagai macam aneka jenis bunga Miana ini mulai banyak diburu penghobi tanaman hias karena memiliki warna dan corak yang menarik. Luasnya persebaran menjadikan aneka jenis bunga Miana memiliki nama yang berbeda di berbagai daerah Indonesia, seperti adong-adong dan sigresing di batak, jawek kotok di Sunda, ati-ati di Bugis, iler di Jawa Tengah, dan serewung di Minahasa.

Selain warna dan corak yang menarik, bunga Miana juga memiliki harga yang cukup terjangkau untuk penghobi tanaman hias pemula. Selain itu, aneka jenis bunga Miana ini cukup mudah untuk dirawat, sehingga tepat jika dijadikan media belajar merawat tanaman hias.

Cara merawat bunga Miana yang baik dan benar

Tanaman hias Miana sebenarnya bukan merupakan tanaman yang perlu perawatan khusus, tanaman ini merupakan tanaman yang cepat sekali tumbuh apabila mendapatkan perawatan yang tepat. Sinar matahari serta pemberian air yang tepat merupakan hal penting untuk menjaga kesuburan aneka jenis bunga Miana kamu.

Usahakan tanaman ini mendapatkan sinar matahari yang cukup serta tetap terjaga kelembaban medianya agar aneka jenis bunga miana kamu tetap memiliki warna yang tidak kusam.

Baca Juga :  Cara Memperbanyak Tanaman Miana Di Rumah

merawat tanaman hias aneka jenis bunga miana

Bunga miana merupakan tanaman yang tahan terhadap sinar matahari, dengan menempatkan aneka jenis bunga Miana di bawah terik matahari, akan membuat warna daun tanaman hias kamu semakin mencolok. Namun jika tanaman kamu menunjukkan tanda tanda tidak sehat, entah daun layu atau seperti terbakar, segera teduhkan dan hindari sinar matahari langsung sampai kesehatannya membaik.

Siram tanaman hias kamu sebanyak dua kali sehari setiap hari. Tetapi perlu diwaspadai, terkadang kita memberikan terlalu banyak air, hal ini juga kurang bagus untuk pertumbuhan tanaman hias kita, karena hal itu akan menyebabkan akar menjadi busuk.

Saran kami adalah mengecek terlebih dahulu media tanam sebelum melakukan penyiraman, apakah media sudah mulai kering atau tidak. Apabila media tanam sudah mulai kering, maka bisa kamu siram secukupnya.

Pemilihan Pot yang tepat untuk bunga Miana

Untuk pemilihan pot sebenarnya tidak ada patokan khusus, kamu boleh saja memilih pot yang sesuai dengan selera kamu, entah itu warna maupun bentuknya. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan pot adalah sistem pembuangannya. Sistem pembuangan yang dimaksud adalah sistem pembuangan air sisa penyiraman.

Pilihlah pot yang memiliki banyak lubang, karena itu merupakan tanda jika pot tersebut memiliki sistem pembuangan yang baik. Sesuaikan pula ukuran pot dengan ukuran tanaman, karena kamu pasti tidak ingin tanaman menjadi kerdil karena ukuran pot yang tidak sesuai. Kecuali kalau kamu memang ingin membuat bonsai.

Baca Juga :  10 Jenis Bunga Miana Langka dan Keunikannya

vas untuk tanaman hias aneka jenis bunga miana

Pemilihan Media untuk aneka jenis bunga Miana

Untuk pemilihan media, usahakan berikan media tanam yang porus, agar air tidak menggenang di dalam pot. Kamu pasti tidak ingin jika tanaman yang sudah subur menjadi layu dan mati karena terlalu bersemangat menyiramnya.

Berikan arang kayu pada bagian dasar pot sebelum menambahkan media tanam di atasnya. Tambahkan pula arang sekam pada media dengan cara dicampur secara merata, agar media tetap terjaga kelembaban, namun tidak membuat air menggenang.

Pemupukan yang benar untuk bunga Miana

Hal penting yang juga bisa menambah kesuburan aneka jenis bunga miana kamu adalah pupuk. Pemberian pupuk dengan dosis yang tepat akan menambah kesuburan serta kesehatan tanaman hias kamu. Berikan pupuk kompos atau pupuk kandang yang sudah difermentasi untuk tetap menjaga kesuburan bunga miana kamu.

Jika kamu kesulitan mendapatkan pupuk kompos maupun pupuk kandang yang sudah terfermentasi, kamu bisa memberi pupuk buatan pabrik yang tersedia di toko pertanian atau toko tanaman hias. Yang perlu diperhatikan adalah, pemberian pupuk pada tanaman hias perlu memperhatikan dosis.

Dosis yang diberikan harus sesuai dengan banyaknya media tanam tanaman kamu. Berikan setidaknya satu minggu sekali atau dua minggu sekali, jangan terlalu sering memberikan pupuk karena pemberian pupuk yang terlalu sering juga tidak baik untuk kesehatan tanaman hias itu sendiri.

Baca Juga :  8 Jenis Bunga Miana, Sudah Tahu Belum?

Kenapa seperti itu? Karena pemberian dosis yang terlalu banyak akan menimbulkan panas pada tanaman dan mengakibatkan pembusukan akar yang dapat mengakibatkan kematian pada tanaman kamu.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *