Tanaman Hias Jakarta
Cara Memperbanyak Tanaman Miana Di Rumah Cara Memperbanyak Tanaman Miana Di Rumah
Bunga Miana biasa juga dikenal dengan nama Bunga Coleus atau Bunga Jawer Kotok. Tanaman hias yang bisa tumbuh hingga 1,5 meter ini juga bisa... Cara Memperbanyak Tanaman Miana Di Rumah

Bunga Miana biasa juga dikenal dengan nama Bunga Coleus atau Bunga Jawer Kotok. Tanaman hias yang bisa tumbuh hingga 1,5 meter ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit. Selain perawatannya yang mudah, cara memperbanyak tanaman Miana juga tidaklah terlalu sulit. Bahkan, anda dapat melakukannya sendiri di rumah.

Memiliki berbagai jenis bunga Miana tentu dapat meramaikan halaman dan pekarangan rumah. Namun, tidak perlu khawatir jika anda hanya memiliki satu jenis saja. Anda tetap dapat meramaikan halaman dengan cara memperbanyak tanaman tersebut.

Untuk memperbanyak tanaman Miana ada beberapa hal yang perlu anda persiapkan, diantaranya adalah:

  1. Pisau atau gunting yang bersih dan steril. Agar tanaman tidak terinfeksi, bersihkan pisau atau gunting yang akan anda gunakan menggunakan sabun atau alkohol. Selain itu, gunakan juga gunting atau pisau yang tajam agar batang tidak memar saat memotongnya.
  2. Wadah penampungan. Anda dapat menggunakan vas kaca yang bening atau gelas.
  3. Air dengan suhu kamar. Jangan menggunakan air yang terlalu dingin atau air yang panas.
  4. Hormon pertumbuhan akar (rooting hormon). Anda dapat membelinya secara online atau langsung ke tempat penjual tanaman hias.

Berikut ini adalah langkah-langkah dan cara memperbanyak tanaman Miana yang bisa anda lakukan dirumah:

1. Cari batang yang tua dengan tunas di ujungnya

Batang yang di sarankan untuk memperbanyak bunga Miana adalah yang memiliki tunas pada bagian ujungnya. Carilah batang yang cukup panjang, karena anda akan memotongnya sekitar 10 – 15 cm. Anda dapat memotong batang dari tanaman dewasa dengan ukuran yang cukup besar dan memiliki beberapa cabang dari batang utamanya.

cara memperbanyak tanaman miana stek batang bertunas apical

Tanaman dewasa biasanya lebih kuat dan tidak akan menyusut setelah anda megambil beberapa bagian dari batangya. Memotong batang yang memilkiki tunas biasanya juga dapat menjadikan bunga Miana anda lebih subur dan rimbun.

2. Potong batang dengan ukuran 10-15 cm

Setelah anda menemukan batang yang tepat, selanjutnya silahkan potong sekitar 10-15 cm. Perkirakan panjang batang yang anda potong dapat berdiri tegak ketika nanti diletakkan di wadah. Potonglah di bawah ruas / buku (bagian tempat tumbuh cabang atau tunas).

3. Singkirkan daun yang tumbuh pada bagian bawah batang

Selanjutnya anda dapat menyingkirkan daun dari batang yang sudah dipotong tadi. Cukup sisakan daun yang tumbuh pada bagian ujung nya. Daun yang berada di bawah dapat anda singkirkan agar nantinya tidak ada bagian yang terendam di dalam air.

4. Celupkan bagian batang yang di potong pada hormon pertumbuhan akar

Sebenarnya tahapan ini adalah pilihan. Bunga Miana adalah tanaman yang cukup mudah berakar. Jadi, menambahkan hormon pertumbuhan akar hanyalah pilihan agar pertumbuhan akar bisa lebih cepat dan kemungkinan untuk berhasil bisa lebih besar.

Baca Juga :  Perawatan Mudah Beragam Aneka Jenis Bunga Miana

cara memperbanyak tanaman miana hormon pertumbuhan akar

5. Letakkan batang di wadah yang sudah berisi air

Jika anda tadinya memiliki beberapa batang yang di persiapkan, anda dapat meletakkannya didalam satu wadah atau memisahkannya satu persatu. Perhatikan jumlah air sudah cukup menutupi ruas batang, namun jangan sampai merendam daun pada bagian atas.

Ketika air sudah mulai berkurang, anda dapat menambahkannya lagi agar tanaman tidak kekurangan nutrisi yang ada pada air. Dalam waktu 2 – 3 minggu batang tersebut akan mulai menumbuhkan akar. Tunggulah hingga akar sudah cukup besar dan kuat sebelum anda menanamnya di dalam pot.

cara memperbanyak tanaman miana stek batang wadah air

Nah, itulah cara memperbanyak tanaman Miana dengan metode stek batang yang menggunakan media air. Selain metode ini anda juga dapat memperbanyak Miana dengan menggunakan media tanah dan memisahkan tanaman induk menjadi beberapa bagian. Selamat mencoba!

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *